Teori Enema dari Gerson Therapy Untuk Terapi Kanker

Enema dengan teori THE GERSON THERAPY

gerson therapy dengan enema set untuk detoksifikasi

Manual ini dibuat untuk kalangan sendiri dengan mengacu pada buku
“THE GERSON THERAPHY” oleh Charlotte Gerson dan Morton Walker DPM
Oleh : Omri Samosir, Siti Aniroh & ocekojiro

Pengantar

Coffee enema merupakan salah satu bahagian dari “pengobatan alternative” yang ditemukan oleh Dr. Gerson dan sering disebut sebagai “Gerson Theraphy”.
Cara pengobatan coffee enema ini (tidak selalu pengobatan, tetapi juga perawatan) tidak popular, mungkin karena kesannya “not high-tech” dan bernada sedikit “jorok” buat kaum puritan. Umumnya yang ikut menerapkan cara ini adalah orang yang memang mempunyai masalah kesehatan serius dan setelah mencoba cara ini dapat dicatat bahwa 90% menyenangi cara ini dan merasakan manfaatnya. Pendapat saya pribadi, cara ini sangat baik untuk dipakai oleh orang2 sehat untuk merawat kebugarannya.

Selanjutnya modul singkat dibawah ini dibuat untuk dengan segera dapat menuntun pembaca untuk dapat melakukan enema ini dengan benar. Perlu disebutkan bahwa cara ini diambil dengan menyadur cara coffee enema yang dimaksud oleh Gerson Therapy [ lihat http://www.gerson.org ] Perlu diingatkan bahwa ada sejumlah tulisan mengenai coffee enema di internet yang berdasarkan Gerson Theraphy atau metode lain, namun ternyata melenceng dari cara sebenarnya (perbedaannya terutama terletak dengan posisi badan atau juga lama terapi ini).

Pengertian coffee enema

Enema diartikan sebagai memasukkan cairan kedalam colon atau usus dari “bawah” (anus) dengan tujuan melakukan agitasi agar isi usus keluar; atau dapat juga memasukkan makanan hingga kedalam lambung untuk tujuan memberi nutrisi; atau juga memasukkan media untuk membentuk kontras (dalam hal barium).

Nah, dalam hal coffee enema ini, pengertiannya adalah memasukkan cairan kopi kedalam kolon bawah (usus besar) untuk membantu “detoxifikasi” darah atau lever (hati).

Detoxifikasi Lever

Fungsi lever dipercaya sama pentingnya dengan jantung dan otak. Darah dipompakan oleh jantung dan membawa seluruh kebutuhan tubuh berupa zat yang baik dan pada waktu kembali ke lever membawa seluruh sisa sisa pemakaian dan racun yang diproduksi tubuh. Darah ini dibersihkan di lever (detoxifikasi) setiap 3 menit dan kemudian dipompakan kembali dan begitulah seterusnya. Dengan begitu banyaknya bahan berbahaya, racun yang masuk kedalam system dibadan kita, yang berasal dari makanan, minuman, udara dan lingkungan, terutama bagi manusia yang hidup didaerah urban, kota, maka beban yang diemban oleh liver menjadi sangat tinggi, sering diluar kemampuannya.

Bila terjadi gangguan pada lever yang dapat mengurangi kemampuannya atau bila bebannya (sampah dan racun) terlalu banyak, maka tidak dapat diproses seluruhnya dan akan mengendap didalam badan dan menimbulkan penyakit.

Untuk itulah coffee enema dilakukan, yakni membantu lever untuk melakukan pembersihan zat zat racun didalam darah.

Mengapa memakai coffee?

Coffee mengandung caffeine, theophylline dan theobromine yang ternyata dapat membantu melakukan detoxifikasi. Pada waktu cairan kopi dimasukkan kedalam kolon, kopi ini tetap berada didalam kolon selama 12 – 15 menit, dimana pada saat tersebut darah terus mengalir melalui liver setiap 3 menit sekali. Urat urat darah pada hermoid akan mengembang karena dirangsang oleh caffeine dan mengakibatkan bukaan(portal) dari liver juga akan mengembang. Hal ini mengakibatkan system pembersihan darah oleh liver juga meningkat. Hal ini dikenal dengan peningkatan glutathione S transferase (GST) sebanyak 700%, yang berarti kapasitas pembersihan liver untuk darah meningkat sebanyak 7 kali kapasitas biasa. Seluruh racun tubuh tadi akan dialirkan kedalam kolon untuk dibuang melalui rectum. (penjelasan yang lebih teknis hanya akan membuat kening anda berkerut, jadi saya sederhanakan saja….)

Apakah khasiat coffee enema itu sendiri secara praktis?

Cara ini lebih tersohor untuk pengobatan alternative untuk semua jenis CANCER. Enema akan membersihkan darah dari sel cancer dan sekaligus melakukan regenerasi sel (yang dibantu dengan Juice Theraphy) sehingga sel cancer dihilangkan. Bila penderita cancer sudah di chemotheraphy, pada umumnya Gerson Theraphy (GT) ini dilakukan secara bertahap .
Untuk tujuan pengobatan lain, penyakit yang umumnya sembuh dengan cara ini adalah darah tinggi, penyembuhan dari serangan stroke, hepatitis, diabetes, penyakit ginjal (selama belum dilakukan cuci ginjal dan transplantasi), cholesterol tinggi, asam urat, epilepsy, hemorrhoids, hyperactive, immune deficiency, Lupus, multiple sclerosis, obesity, acne, asrhma .

Untuk tujuan perawatan, dilakukan untuk menjaga tekanan darah dan fungsi oran tubuh lainnya, menjaga berat badan (penurunan dan penambahan), perawatan kulit, menjaga stamina, peningkatan fertility.

Cara membuat larutan coffee

Kopi diharuskan dari jenis organic, berarti kopi tadi tidak ditanam dengan menggunakan pestisida yang dapat meracuni kopi nya. Biasanya mudah didapat di daerah sebagai “kopi kampung”. Bila tidak, dapat dibeli di toko khusus yang menjual produk organic. Bila dapat dipesan, mintakan agar kopi tidak di”gongseng” hingga gosong, dapat dilihat dari warna biji kopi yang tidak menghitam tetapi coklat tua.

Kita membutuhkan larutan kopi sebanyak 900 – 1000 ml. Untuk itu kita memasak air kira kira sebanyak 1300 ml. Pakai air yang tidak mengandung CHLORINE seperti air PAM. Pakai air sumur, artesis atau air kemasan. Chlorine sangat carcinogenic [menghasilkan cancer] membahayakan organ tubuh, jadi usahakan tidak meminum air ber chlorine.
Air dimasak di wadah. Usahakan wadah terbuat dari kaca atau stainless steel. Jangan aluminium atau besi biasa untuk menghindari kontaminasi logam yang berbahaya untuk badan. (secara umum jangan pernah menggunakan wadah logam biasa untuk memasak apa pun juga)

Air dimasak hingga mendidih, kemudian biarkan mendidih terus dan memasukkan kopi sebanyak tiga sendok makan (munjung). Masukkan kopi sesendok dan aduk kemudian tambah sesendok dan seterusnya. Awas larutan meluap pada waktu dimasukkan kopi. Aduk pada air mendidih ini selama 3 (tiga) menit). Tujuannya agar minyak kopi yang tidak baik untuk tubuh keluar dan menguap dari larutan ini.
Setelah 3 menit, kecilkan apinya dan tutup, biarkan selama 15 menit, tidak perlu diaduk.

Setelah itu larutan disaring dengan menggunakan kain kasa (kain kaos juga bias) dan dinginkan hingga suam suam kuku dan kini sudah dapat dipakai. Larutan dapat juga didinginkan terlebih dahulu baru disaring.

Melakukan enema

Larutan kopi 900 cc yang sudah didinginkan tadi dimasukkan kedalam wadah yang nanti disambungkan dengan selang untuk masuk kedalam kolon. Wadah yang paling praktis membuatnya adalah botol Aqua (isi 1.5 atau 2 liter). Buat tanda dari spidol untuk 900 cc, agar gampang melihat sudah cukup atau belon. Botol dipotong pantatnya (lihat foto) dan mulutnya disambungkan dengan selang. Selang menggunakan selang untuk feeding tubes (contoh merek Terumo)yang dapat dibeli diapotik (ukuran 18 atau 16). Selang ini memiliki sejumlah lubang samping pada 10 cm dari ujungnya, dimasukkan dari tutup botol aqua yang kita lubanyi pakai pisau dan setelah masuk, dilem pakai UHU.
Botol diisi dengan kopi tadi dan digantung maksimum 1.20 meter dari lantai. Jangan lebih tinggi agar tekanan cairan tidak terlalu keras, dan kopi membanjiri kolon. Jangan juga terlalu rendah, nanti terlalu lambat.
Tentunya supaya kopi tidak mengalir dari selang, waktu pengisiannya selang kita tutup dahulu. Caranya bisa dengan mengikat bagian ujung, atau pakai stopper untuk infuse atau pakai Bulldog clip untuk memencet selang tersebut (difoto samping terlihat stopper berwarna hijau). Ujung selang diberi tanda sekitar 12 cm dari ujung (diatas lubang samping selang, lihat foto ada karet seperti cincin dekat ujung). Cara yang mudah adalah dengan mengikat karet gelang pada batas tanda tersebut. Selang akan dimasukkan kedalam kolon sedalam ukuran tersebut, jadi kita sebaiknya buat tanda agar tau apakah sudah cukup atau belon.

Dianjurkan agar pemakaian ini dilakukan dikamar mandi karena dekat dengan toilet untuk membuang kotorannya.
Badan dibaringkan dilantai (lapis lantai dengan bahan empuk agar nyaman). Badan dimiringkan kearah kanan (sisi kiri diatas). Hal ini agar larutan kopi dapat sempurna masuk kedalam kolon (mengingat bentuk kolon yang lebih banyak sebelah kanan badan). Kaki ditekuk kearah perut agar rectum terbuka bebas.
Ujung selang sebaiknya diberi pelumas (bisa dipakai sabun, gel atau minyak yang netral yang tidak menimbulkan iritasi. Saya pakai KY Gel/VIGEL yang dapat dibeli di apotik) dan dimasukkan sedalam kira kira 12 cm (sesuai tanda yang dibuat). Kemudian selang dibuka agar larutan mengalir. Umumnya larutan akan habis selama 2-3 menit. Setelah masuk, tahan cairan selama 12 menit didalam kolon. Jadi sejak selang dibuka, kira kira waktu seluruhnya adalah 14 – 15 menit. Biarkan selang tetap didalam perut, tidak perlu dicabut. [Dicabut juga nggak apa2, kalau sudah bisa mengontrol perut]

Setelah selesai, dapat berdiri (selang dapat saja tetap diperut), dan setelah duduk di toilet, selang dibuka dan kotoran dapat dibuang. Proses pembuangan ini umumnya berkisar 10 menit dan perasaan seperti terkena diare ringan. Bila terasa sudah benar benar habis, baru proses dianggap selesai.
Untuk dapat menjadi acuan, biasanya pengeluaran kotoran akan terjadi pada tiga fase, pertama adalah yang terbanyak. Kedua akan keluar kurang dari separuhnya (bias dibantu dengan massage perut searah jarum jam agar dirangsang) dan ketiga adalah terakhir, dengan jumlah yang sedikit. Khusus yang ketiga bisa dibantu dengan menekan perut dibawah pusar. Bila tidak ada yang keluar berarti sudah habis.

Bila anda merasakan bahwa kopi yang dimasukkan tadi tidak keluar semuanya [anda merasakan seperti ada yang tertinggal atau bampet], anda dapat melakukan enema susulan menggunakan air hangat sebanyak 900 ml juga. Posisi badan tidak perlu dimiringkan, telentang saja. Sesaat semua air telah masuk, maka bisa langsung dibuang kembali di toilet. Umumnya cara “bilas” seperti ini selalu berhasil mengeluarkan cairan yang tertinggal.

About tigaputraperkasa

Owner www.TokoIslam.com dan www.ApotekHerbal.com
This entry was posted in Artikel Kesehatan, Tentang Enema and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s